Press "Enter" to skip to content

Belajar HTML (15): Membuat Frame

Halooo saudara-saudari semua, kita lanjutkan seri belajar html level paling dasar. Kita akan bahas tentang Frame, kalau dialih-bahasakan ke Indonesia menjadi bingkai. Maksudnya bagaimana?

Frame biasa digunakan untuk membagi layar browser menjadi beberapa bagian. Setiap bagiannya dapat menjalankan halaman HTML. Prinsip kerja frame ini mirip seperti tabel, tapi tidak sama persis. Pengelolaannya seperti baris dan kolom.

Ada sedikit masalah sebetulnya dengan penggunaan frame ini, dan sesungguhnya frame ini tidak direkomendasikan penggunaannya pada halaman web Anda. Beberapa kekurangan frame antara lain:

  • Beberapa perangkat yang layarnya kecil tidak akan bisa mendukung frame karena ukuran layarnya, apalagi jika pembagian framenya cuku besar.
  • Kadang-kadang tampilannya akan berbeda-beda tergantung resolusi layar komputer.
  • Tombol back pada browser menjadi tidak berfungsi.
  • Beberapa browser tidak mendukung frame.

Untuk membuat frame pada halaman web, kita gunakan tag <frameset> yang dipasang di luar tag <body>. Frameset akan mendefinisikan bagaimana membagi jendela browser menjadi beberapa frame. Setiap frame diindikasikan dengan tag <frame> dan sekaligus mendefinisikan halaman HTML yang akan ditampilkan di frame yang terkait.

Bagaiamana contohnya? Langsung saja lihat dan coba latihannya. Sebelumnya lihat dulu strukturnya sebagai berikut:

<frameset>
   <frame>
   <frame>
   <frame>
</frameset>

Sebelum membuat frame, kita perlu pahami dulu atribut-atribut yang terkait dengan frame ini. Untuk lebih jelasnya, mari kita perhatikan tabel beberapa atribut untuk tag frameset dulu ya.

Atribut Keterangan
cols Menentukan berapa jumlah frame dalam bentuk kolom disertai langsung dengan ukuran tiap frame/kolomnya. Ada 4 bentuk definisi ukuran lebar frame:

  • Menggunakan nilai absolut, langsung diisi angkanya. Misal ingin membuat 4 buah frame horizontal, cols="100, 500, 300, 100".
  • Menggunakan persen. Contoh, cols="10%, 40%, 50%".
  • Menggunakan simbol wildcard atau tanda bintang (*). Misal cols="10%, *, 20%", maka tanda bintang akan memiliki lebar otomatis yang ditentukan oleh jendela browser.
  • Menggunakan nilai relatif terhadap ukuran jendela browser. Misalnya ingin membuat 3 frame, cols="3*, 2*, 1*". Ini alternatif penggunaan persen dan bersifat fleksibel terhadap lebar jendela. Pada contoh ini jendela akan dibagi menjadi 6 (3+2+1), frame pertama memiliki lebar 1/2 jendela (3 bagian dari 6), frame kedua lebarnya 2/6 atau  1/3 jendela, dan terakhir memiliki lebar 1/6 jendela.
rows Atribut ini cara kerjanya sama dengan cols, yang berbeda hanya pada posisi framenya saja yang akan terbentuk dari atas ke bawah atau vertical. Cara mendefinisikan lebar framenya juga sama. Misal rows="10%, 40%, 30%, 20%".
border Untuk mengatur lebar border pada setiap frame dalam satuan piksel, angka integer. Angka 0 (nol) berarti tidak menggunakan border.
frameborder Untuk menampilkan border pemisah frame yang terlihat seperti 3 dimensi. Isinya hanya angka 0 (nol) dan 1 (satu). Jika tidak ingin ada border gunakan angka 0, misal frameborder="0".
framespacing Mendefinisikan jarak antara frame yang satu dengan yang lain. Diisi dengan angka integer, dengan satuan piksel. Misal framespacing="10".

Selanjutnya

1 2 3 4 5

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *