PDO+MySQL (03): Konsep dan Alur Kerja Aplikasi

Assalaamu’alaikum wrwb… Setelah membuat database dan memahami konsep relasinya serta beberapa poin pendukung lainnya, kita lanjutkan lagi ya pembuatan project aplikasi Inventaris. Sebelumnya kita bahas dulu alur ceritanya ya.

Langsung saja.

Alur Proses

Ringkasnya begini 😆

  • Kita belum membahas tentang login, logout dan hak akses.
  • Halaman awal sementara akan berisi link yang menuju ke halaman daftar data dari masing-masing tabel.
  • Kemudian dari halaman daftar data, misalnya ruangan, akan dibuat link untuk menambah, mengedit dan menghapus data.
  • Dari halaman daftar data juga disediakan link menuju halaman awal agar nanti mudah ke halaman daftar yang lain.
  • Proses penambahan, pengeditan dan penghapusan data mengikuti gambar di bawah ya.
  • Halaman laporan dibatasi hanya untuk data lengkap inventaris saja, pengembangan selanjutnya akan ditambahkan fasilitas download dalam format PDF.
  • Bahasan utama kita adalah fokus pada CRUD.

Gambaran Proses

Kembali ke bahasan alur dan proses tadi, silakan perhatikan gambar berikut.

Alur Proses File - PDO+MySQL

Perhatikan baik-baik ya gambar di atas. Ceritanya begini.

Semua bermula dari halaman daftar data. Ada link untuk menambah data. Untuk setiap baris data nanti akan dibuatkan link untuk mengedit dan menghapus masing-masing data. Ada beberapa halaman yang tidak ditampilkan seperti disebutkan dalam tabel, lihat gambar. Halaman ruangan_save.php, ruangan_update.php dan ruangan_delete.php sifatnya hanya lewat saja, tetapi tetap diakses untuk proses.

Demikian juga untuk beberapa tabel yang lainnya seperti jenis, barang dan inventaris.

Penamaan File

Dari gambar di atas sebenarnya sudah bisa ditangkap tentang penamaan file aplikasi kita ya. Tapi supaya lebih jelas kita bahas lebih rinci.

Agar mudah dalam proses pengembangan, kita buat file-file dengan penamaan yang mudah dikelola ya. Caranya dengan membuat nama file sama semua untuk bagian depannya sesuai fungsi dari file itu masing-masing. Misalnya untuk data ruangan, kita akan gunakan nama depannya ruangan_, diikuti dengan fungsinya. Contoh ruangan_edit.php, ruangan_update.php, ruangan_delete.php, dan seterusnya.

Lihat di halaman sebelah kelanjutannya 😎

Selanjutnya →

Halaman : 1 2

Share

Muhammad Erfan

aslinya karyawan, suka belajar pemrograman, senang berbagi ilmu melalui tulisan, lagi usaha menghasilkan uang online :cool:

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *