Press "Enter" to skip to content

Adminer (01): Membuat Database dan Tabel

Adminer, sebagai alternatif pengganti PHPMyAdmin, sudah saya jelaskan pada tulisan sebelumnya, termasuk bagaimana mengganti tema sehingga tidak monoton. Mulai tulisan ini kita akan bahas tutorial tentang penggunaan Adminer.

Jika Anda belum punya Adminer, silahkan download dulu, sambil baca sedikit penjelasannya di sini. Apabila Anda bingung di mana meletakkan file Adminer, sebaiknya Anda menggunakan web server portable Server2Go, di dalamnya sudah ada Adminer dan siap digunakan. Pada tutorial ini dan seterusnya, saya gunakan Server2Go Portable.

Login Adminer

Sebelum menggunakan Adminer, pastikan agar Anda mengetahui beberapa data tentang database Anda, dalam hal ini yang kita gunakan adalah MySQL. Jika Anda menggunakan Server2Go, maka username database MySQL adalah root dan passwordnya kosong (tidak ada atau tanpa password) dengan hostnya adalah localhost.

Setelah login baru kita bisa membuat database dan mengolah data.

Membuat Database

Pastikan Anda telah login, kemudian silahkan klik Create new database untuk membuat database baru. Beri nama database sesuai keinginan, misalnya inventaris, dengan syarat umum adalah: (1) sebaiknya huruf kecil semua; (2) tidak boleh ada spasi; (3) jangan dimulai dengan angka, jika di belakang boleh saja ada angka; (4) jangan menggunakan garis mendatar (dash), tetapi boleh menggunakan garis bawah (underscore) jika nama database lebih dari satu kata.

Ketik nama database inventaris kemudian klik tombol save.

Membuat Database di Adminer

Jika sudah dibuat akan ditampilkan database yang terpilih yaitu inventaris, lihat bagian atas dan panel kiri. Sampai dengan tahap ini Anda sudah berhasil membuat database. Apabila ingin menghapus database, klik Alter database kemudian klik tombol Drop, konfirmasi dengan klik tombol OK.

Membuat Tabel dan Field

Selanjutnya, silahkan klik Create table (ada di panel kiri atau bagian bawah panel kanan). Akan ditampilkan form untuk membuat tabel dan field/kolom. Isikan nama tabel dengan ruangan. Syarat nama tabel dan field sama dengan syarat pembuatan database. Silahkan perhatikan contoh tabel di bawah ini dan ikuti petunjuk gambar dan penjelasannya untuk membuat tabel.

Field/ Kolom Tipe Data Ukuran AI Default Keterangan/ Comment
ruangan_id int 3 Ya Kosong ID ruangan (PK)
ruangan_nama varchar 30 Tidak Kosong Nama ruangan
ruangan_status enum ‘0’, ‘1’ Tidak 1 1=dipakai, 0=tidak dipakai

Membuat Tabel dan Field di Adminer

Penjelasannya:

Pertama. [1] dan [2] sifatnya opsional atau pilihan saja. Default diaktifkan jika akan ada nilai default dari data yang akan diolah. Comment diaktifkan jika ingin memberikan penjelasan tentang apa fungsi field tersebut termasuk contoh isinya. Untuk yang [2] ini saya sarankan untuk diaktifkan sebagai kamus data.

Kedua. [3] Membuat nama field/kolom, diikuti dengan tipe data yang akan ditampung [4] beserta panjang karakternya [5]. Sekalian masukkan komentar sebagai penjelasan fungsi dari field itu untuk apa [8].

Ketiga. Khusus untuk tipe data tertentu dan dengan fungsi tertentu seperti int, bisa mengaktifkan Auto Increament (AI) [6], tetapi ini khusus untuk field yang dijadikan sebagai Primary Key (PK, kunci utama) dari tabel tersebut. Pada contoh tabel ini, ruangan_id dijadikan sebagai PK.

Keempat. Khusus untuk tipe data enumerasi (enum), di mana pilihan isiannya sudah ditentukan terlebih dahulu, bisa mengaktifkan nilai default [7] sehingga jika data untuk field tersebut tidak diisi maka otomatis akan diisi dengan nilai yang ada pada kolom default tersebut. Pada contoh sudah diatur isinya hanya 2 yaitu 0 (nol) dan 1 (satu) dengan nilai default 1, yang artinya jika tidak diisi maka akan berisi angka 1.

Kelima. Bagian kanan ada beberapa tombol [9] yang bisa digunakan untuk menambah daftar field, mengubah posisi field ke atas atau ke bawah dan untuk menghapus field.

Keenam. Tombol Save [10] digunakan untuk menyimpan tabel dan field yang telah diatur di bagian atasnya.

Baiklah, setelah membuat tabel, akan muncul daftar tabel di panel kiri, jika di klik select akan menampilkan data, jika nama tabel yang diklik akan menampilkan struktur tabel.

Jika terdapat kesalahan atau ingin mengubah struktur tabel, silahkan klik nama tabel di panel kiri, kemudian klik Alter table di panel kanan atas. Selanjutnya akan ditampilkan sama seperti saat membuat tabel baru.

Mengubah Struktur Tabel di Adminer

Untuk sementara, cukup dulu bahasan kita tentang cara membuat database dan tabel menggunakan Adminer. Selanjutnya akan kita bahas cara mengolah data yaitu, menambah, menampilkan, menghapus dan mengedit data.

Sampai jumpa, jangan dihapus database dan tabel yang sudah dibuat tadi, karena akan digunakan pada tutorial Adminer berikutnya 😀 😎

--[ share this post ]--

9 Comments

  1. baca berita baca berita 25 Januari 2017

    bang haji emang top, lebih top lagi klo pake video tutorial

  2. angga angga 7 Maret 2017

    pakk ngga bisa buka server2 Go nya,,,,

    • banghaji banghaji Post author | 14 Maret 2017

      Ga bisa dibuka maksudnya ga bisa dijalankan atau gimana?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *