Adminer (05): Menggabung Beberapa Tabel dalam Sebuah View

Anda sudah baca tulisan tentang tabel dengan relasi lojik? Kalau belum, sebaiknya baca dulu dan praktekkan. Karena tulisan ini memerlukan sedikit pemahaman tentang relasi lojik termasuk tabel dan isian datanya.

Menggabung Tabel

Apa maksud menggabung tabel? Apa pula maksudnya view?

Jadi begini…

Menggabung tabel bukan dalam arti sebenarnya, sehingga beberapa tabel manjadi satu, tetapi bagian-bagian tertentu dari masing-masing tabel diambil (secara lojik) dan disatukan ke dalam sebuah “tabel bayangan” yang disebut dengan view. Wujud dari view sama dengan tabel, tetapi berbeda fungsi dan cara pengolahan datanya.

Pada tabel, bisa berlaku semua hal dalam pengolahan data, seperti filter data, menambah, mengedit, menghapus data. Sedangkan pada view, tidak bisa dilakukan penambahan data, mengedit dan menghapus data, hanya bisa melakukan filter data saja.

Konsep view

Silahkan perhatikan kembali gambar berikut ini.

Konsep Relasi Lojik

Dari gambar di atas, setidaknya akan bisa dibuat 2 buah view untuk penggabungan beberapa tabel. View pertama adalah untuk view barang yang merupakan gabungan tabel barang dan jenis. Sedangkan view kedua adalah view inventaris yang adalah gabungan semua tabel.

Membuat View

Untuk membuat view silahkan ikuti tutorial yang akan dijelaskan selanjutnya. Silahkan jalankan atau buka Adminer, kemudian pilih nama database inventaris. Pada bagian bawah, silahkan klik link Create view.

Create View Adminer

Ada 2 bagian kolom yang perlu diisi untuk membuat view, yaitu kolom Name dan kolom SQL Command yang berada di bawah kolom Name. Cara penulisan nama view sama dengan aturan pembuatan nama tabel, perhatikan lagi tulisan tentang cara membuat database dan tabel.

View Name dan SQL Command

Selanjutnya →

Halaman : 1 2 3

Share

Muhammad Erfan

aslinya karyawan, suka belajar pemrograman, senang berbagi ilmu melalui tulisan, lagi usaha menghasilkan uang online :cool:

You may also like...

4 Responses

  1. budi aman prasetyo berkata:

    selamat malam,
    untuk mengetahui dari optimasi database ada perubahan kecepatan akses
    bagaimana ya?

    cara pengecekannya bagaimana?
    terima kasih.

    • banghaji berkata:

      Selamat pagi…
      Terima kasih telah berkunjung ke blog saya.

      Untuk mengetahui apakah ada perubahan kecepatan akses atau tidak, ada cara:
      1. Melalui perasaan 😀 , dan ini baru terasa jika data yang ada di tabel itu jumlah recordnya banyak.
      2. Melalui Adminer, bisa dilihat pada tampilan durasi akses yang ada di sebelah kanan dari statement SQL misalnya saat meng-klik salah satu tabel (untuk melihat datanya), akan muncul statement SQL diikuti durasi waktu aksesnya. Atau bisa juga saat menjalankan perintah SQL di Adminer, juga akan ditampilkan durasi waktu akses.

      Silahkan dicoba antara tabel tanpa index dan yang dengan index. Gunakan tabel dengan jumlah data yang banyak (besar), apalagi yang sudah digabungkan dalam sebuah view, akan terasa (dan terlihat) perbedaannya.

      Pengalaman saya ketika mengolah data kemahasiswaan yang jumlah record riwayat kuliahnya sampai 60 ribuan, kemudian digabung dengan tabel lain (4 atau 5 tabel) dalam sebuah view, perlu waktu 2 menit lebih untuk menampilkan semua data tanpa index. Setelah di-index, hanya perlu waktu sekitar 30 detik untuk menampilkan semua datanya.

      Selamat mencoba… 😎

  2. Toni berkata:

    Dengan hormat

    Saya sedang mencari solusi untuk membuat view MySql dari Server lain dalam 1 LAN.
    Dimana Server utama menggunakan Linux Centos.

    Apakah ada artikel atau petunjuk untuk hal ini?

    Demikian saya sampaikan

    Terima Kasih

    Toni

    • Muhammad Erfan berkata:

      Terima kasih Toni atas kunjungan Anda…

      Terkait dengan pertanyaan Anda, sampai saat ini saya belum pernah mencoba hal tersebut.

      Namun demikian, saya ada ketemu petunjuk yang mungkin berguna dan bisa dicoba, silakan lihat di sini.

      Semoga bisa membantu ya, terima kasih…

      Salaam…

Tinggalkan Balasan ke budi aman prasetyo Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *